Bangun Gereja Layak bagi Jemaat GPDI Eklesia O’aem

Gereja GPDI Jemaat Eklesia O’aem terletak di Desa Enolanan, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang – NTT yang Digembalakan oleh Pdt. Martinus Tino dengan kondisi gereja yang sungguh memprihatinkan. Gereja sederhana yang terbuat dari dinding pelepah lontar yang biasanya tidak bertahan lama dan beratapkan daun lontar dengan kondisi bangunan yang sudah miring.

Didirikan pada tahun 2018, gereja sederhana ini menjadi satu-satunya tempat ibadah bagi 28 kepala keluarga denga jumlah jiwa 109 orang yang tinggal di Desa Enolanan Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang – NTT. Walaupun kondisi gereja sudah miring tetapi Jemaat tetap antusias serta setia beribadah.

“Saat ini kami rindu membangun gereja yang berfondasi dan Gedung yang baru dan baik untuk kami berada didalamnya. Karena gedung saat ini hanya berdinding pelepah lontar dan beratap daun lontar selama 3 tahun. Kami hanya menggunakan bahan pelepah lontar sehingga bangunan ini pada saat musim hujan nanti sudah roboh dan kami mau beribadah dimana lagi. Bahkan sampai saat ini kami hanya menggunakan 5 tiang penyangga untuk menopang bangunan gereja kami yang sudah dalam keadaan miring.” Ujar Pdt. Martinus Tino.

Saat ini kondisi gereja cukup memperihatinkan, di perkiraan jika musim hujan angin tahun ini, jemaat menjadi was was karena takut gerejanya roboh. Dan air biasanya bisa masuk melalui dinding pelepah lontar yang mulai rusak. Meskipun dalam keterbatasan dan kondisi pendeta yang sudah lanjut usia dengan bekerja sebagai Tani dan berternak namun Ia punya semangat untuk melayani  Tuhan, Gembala dan Jemaat di GPDI Eklesia O’aem tetap percaya Tuhan akan selalu menolong mereka. 

Melihat kondisi bangunan yang lapuk dan nyaris ambruk, Gereja GPDI EKlesia O’aem ini harus segera di perbaiki agar jemaat masyarakat sekitar bisa menikmati rasanya beribadah di gereja yang layak tanpa takut bangunan roboh sewaktu-waktu. 

“Bersama Jemaat kami dengan iman mulai membangun Pondasi Gereja dengan Ukuran 16 x 8 Meter itu semua hasil dari Janji Iman jemaat dan swadaya jemaat seadanya. Puji Tuhan dana yang terkumpul kami bisa gunakan untuk membangun pondasi dan kami terus berdoa agar bisa melanjutkan pembangunan Gereja “ Ujar Pdt. Martinus Tino.

Tersentuh dengan kondisi Gereja GPDI Eklesia O’aem, Yayasan Mercy Indonesia berusaha mewujudkan kerinduan Pdt. Martinus Tino & 28 Kepala Keluarga Jemaat Gereja untuk dapat beribadah di gedung gereja yang layak.

Mari kita dukung pembangunan Gereja untuk Pdt. Martinus Tino & 28 jemaatnya, kiranya mereka tetap setia kepada Tuhan dan tidak mudah menyerah dalam beribadah dan terus menjalani kehidupan meskipun dalam kondisi yang sulit saat ini.

    There are no latests news yet

29 Jul 2022

Anonim
Rp 10.440

28 Jun 2022

Paulus Wiratno
Rp 100.324

28 Jun 2022

Anonim
Rp 10.187

28 Jun 2022

Paulus Wiratno
Rp 50.197
Donasi Sekarang